4425
Hits

BPPT Siap Kawal PT PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Nasional

Administrator
28 Feb 2014
Layanan Info Publik

 

Roy Sparringga, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan, menyebutkan bahwa melalui penandatanganan Mou ini kami ingin menciptakan kerjasama yang luar biasa. Kami sebagai pengembang bahan baku obat,ingin memfasilitasi sinergi dari kalangan bisnis, akademisi dan pemerintah (ABG). Untuk itu perkembangan teknologi yang begitu cepat inipun harus kami respon dengan baik.

Sementara itu Nurpamudji, Dirut PT PLN, menyampaikan mengenai kebutuhan listrik sangat besar, dimana setahun butuh penambahan 4000mw. "Pekerjaan penambahan infrastruktur kelistrikan nasional yang dilakukan oleh PLN, mulai 2012 lalu, kita sudah stop impor segala macam trafo dari luar negeri, semua diproduksi di dalam negeri, dan ternyata bisa. Hal yang sama dengan Pembangkit Listrik yang berkapasitas sampai dengan 20MW, kami juga mengupayakan pembuatan turbinnya dari industri dalam negeri," ujarnya.

Terkait kerjasama dengan BPPT ini juga kami mengharapkan dapat menghasilkan pengembangan kebutuhan peralatan untuk pembangkit listrik. Dengan cara peningkatan nilai tambah dalam negeri diharapkan juga dapat menumbuhkan industri lokal dan lapangan kerja baru. "Melalui BPPT jugalah, sebagai lembaga yang unggul dibidang Iptek, kami harapkan hal ini dapat terwujud," tegasnya.

Selanjutnya Kepala BPPT juga menginformasikan kepada BPOM bahwa saat ini BPPT bersama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), akan mengembangkan klaster-klaster berbasis inovasi teknologi sumberdaya hayati untuk mendorong berkembangnya industri nasional dan global dalam memanfaatkan sumberdaya hayati tropis dan riset-riset yang dihasilkan oleh institusi riset pemerintah dan universitas dalam negeri. Klaster-klaster inti tersebut akan dibangun di kawasan Puspiptek Serpong (BPPT - New Academic Research Cluster), di Bekasi (ITB - New Academic Research Cluster), dan di Darmaga, Bogor (IPB - New Academic Research Cluster). Pada kawasan ini juga diharapkan tercipta mulai dari riset pengembangan sampai kepada inkubasi penumbuhan bisnisnya.

Kemudian mengenai kerjasama dengan PLN ini Marzan menyatakan bahwa BPPT akan berupaya mendukung peningkatan rasio elektrifikasi nasional dan peningkatan kualitas kelistrikan seiring peningkatan daya saing bangsa Indonesia. (tw/SYRA/Humas)