5093
Hits

BPPT Apresiasi Temuan Konversi Energi Listrik dari Pohon Kedondong: Jangan Berlebihan Mengharapkan Pemanfaatannya

Administrator
01 Jun 2017
Layanan Info Publik

 

Meski begitu, Eniya menyatakan apresiasi kepada Naufal Raziq, bocah 15 tahun asal Aceh yang baru duduk di kelas 3 MTS Negeri 1 Langsa. "Inisiatif Naufal untuk melakukan percobaan ini sangat baik, mengingat yang bersangkutan adalah siswa yang masih tingkat SMP, dan berlokasi di daerah. Untuk diketahui bahwa yang dilakukan oleh Naufal itu pembuktian teori baterai Volta atau Daniel cell. Namun ya jangan berlebihan dalam pemanfaatannya," lugasnya.

Senada dengan Eniya, Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi BPPT (B2TKE ‎) Andika Prastawa, lebih lanjut memaparkan hasil survei tentang listrik dari tumbuhan. Berdasarkan pengukuran sesaat besaran listrik pada pohon kedondong pagar yang ditanam, menghasilkan data keluaran sistem listrik pohon kedondong pagar tersebut masih dalam kisaran mili Watt, dengan tegangan yang dihasilkan dalam skala ratusa‎n mili hingga satuan Volt, serta arus dalam mili Ampere. 

Andika menyebut penelitian dilakukan untuk memastikan daya listrik dari pohon kedondong pagar. Sejumlah 6 pohon Kedondong, dipasang masing-masing 6 pasang elektroda Zn-Cu (seng dan tembaga). Dari rangkaian seri-paralel, di ujung elektroda diperoleh pengukuran tegangan total sebesar 2,774 Vdc.

Ujung rangkaian pohon ini dihubungkan pada converter arus searah agar batere tegangan 3,5 Vdc, kemudian melalui inverter dihubungkan ke beban lampu LED 5 Watt 220 Vac. Pada saat lampu dinyalakan, setelah 10 menit, terukur tegangan dari pohon energi turun dari 2,774 Vdc menjadi 1,870 Vdc. Dengan laju penurunan tegangan seperti itu, diperkirakan 6 pohon kedondong tersebut hanya sanggup menghidupkan lampu tidak lebih dari 20 menit, dengan perkiraan energi sekitar 1,7 Wh/Watt hour (Wh), atau 1,7, Watt selama 1 jam.

"Berdasarkan analisis tersebut, dapat ditarik kesimpulan pohon kedondong ini dapat menghasilkan listrik dalam jumlah dan waktu yang yang terbatas. Namun dengan demikian pohon ini hanya dapat dijadikan salah satu sumber energi bagi peralatan yang membutuhkan energi rendah," ujarnya.

BPPT pun memberikan rekomendasi kepada berbagai pihak agar menyikapi hasil percobaan tersebut secara wajar dan bijaksana, sehingga tidak memberikan beban harapan terlalu besar bagi percobaan listrik dari Pohon Kedondong ini. Hal tersebut dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan listrik khususnya di pedesaan.  

"Dengan demikian, meskipun terbukti pohon kedondong dapat menghasilkan listrik, namun masih belum mencukupi kebutuhan listrik secara wajar," tutur Andika. (Humas/HMP)

 

Lihat foto kegiatan disini